Oleh: subagjo | Maret 24, 2010

Kenaikan Pangkat Guru Diatur Kembali

Dengan diberlakukannya edaran Permen PAN 16 Tahun 2009, maka kenaikan pangkat guru mulai III/b sudah harus ada nilai angka kredit lewat Pengembangan diri dan Profesi. Diharapkan rekan-rekan guru, khususnya yang masih muda mulai membiasakan dan membudayakan meneliti dan menulis. Guru sebagai fasilitator belajar siswa, dewasa ini harus  mulai menjadi bagian dari komunitas belajar. Dalam komunitas belajar ini tentu saja diharapkan terjadi saling “take and give” keprofesionalan guru. Dengan kata lain seorang guru sudah tidak lagi “ cukup belajar sendiri”, karena hal itu sudah tidak efektif lagi dengan pesatnya perkembangan iptek. Barangkali sikap ini yang masih harus dipelajari dan dibangun bersama-sama. Perkembangan kultur budaya dalam kondisi “borderless”  dan dengan warna iptek yang kuat, mengharuskan guru menjadi motivator dan mediator siswanya untuk  menjadi komunitas pembelajar dunia “ the world learners”. Fenomena ini sudah dimulai siswa dari beberapa negara belajar bersama, berkolaborasi dengan pelajar dari negeri lain. Kelak kesejahteraan umat akan dibangun oleh para cendekia yang merupakan team work yang sudah tidak lagi terhalang oleh batas wilayah, ras etnik maupun budaya. Ingat pesawat Concord supersonik tidak dibuat dalam satu pabrik, bahkan negara.

Semoga bermanfaat!

Silahkan juga baca lebih lanjut di sini


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: